Viral! Hilangnya Pendaki di Jalur Terlarang Gunung Salak: Jejak Misterius dan Pesan Terakhir yang Mencekam

0
vior777 - pendakian berakhir tragis

vior777 - pendakian berakhir tragis


Viral! Hilangnya Pendaki di Jalur Terlarang Gunung Salak: Jejak Misterius dan Pesan Terakhir yang Mencekam

BOGOR, JAWA BARAT – Rabu, 16 Oktober 2025 – Sebuah laporan misterius dari Gunung Salak kembali menggemparkan jagat media sosial. Malam ini, kabar hilangnya seorang pendaki muda di jalur terlarang yang penuh cerita mistis menjadi trending. Insiden yang terjadi pada Selasa malam, 15 Oktober 2025, ini memicu operasi pencarian besar-besaran dan menghidupkan kembali mitos kelam “gunung seribu misteri” tersebut.

Kisah hilangnya Rama (23), seorang mahasiswa pencinta alam dari Jakarta, menyebar cepat. Teman-teman satu timnya melaporkan kejadian ini ke Posko SAR setempat pada Rabu pagi. Mereka kehilangan jejak Rama di tengah badai kabut tebal, tepat di area perbatasan Pos 5 menuju Puncak Salak I, sebuah jalur angker yang jarang pendaki lalui.

Awal Mula Pendakian yang Penuh Keraguan

Rama tidak sendirian. Ia mendaki bersama dua temannya, Rio (24) dan Sinta (23), sejak Senin (14/10/2025). Mereka memilih jalur Cidahu, namun memiliki ambisi menjajal jalur lama yang konon lebih menantang. “Rama memang punya obsesi ke puncak Salak I via jalur ekstrem itu. Kami sudah melarang, tapi dia bilang ingin merasakan pengalaman berbeda,” tutur Rio dengan wajah pucat di Posko SAR.

Cuaca pada hari pertama pendakian cukup bersahabat. Namun, saat memasuki hari kedua, Selasa (15/10/2025) siang, kabut mulai turun tebal. Mereka sempat beristirahat di Pos 4. Di sana, suasana mulai terasa aneh. “Kami mencium bau melati dan dupa yang sangat kuat, padahal tidak ada siapa-siapa. Rama sempat bilang ‘wah, disambut nih!’, tapi kami sudah merinding,” tambah Sinta sambil gemetar.

Pesan Misterius dan Suara Gaib di Pos 5

Petaka mulai terjadi saat mereka mencapai Pos 5 menjelang petang. Kabut semakin pekat dan angin bertiup kencang. Jarak pandang pun menurun drastis. Saat itu, ponsel Rama, yang tadinya tidak ada sinyal, mendadak berdering.

“Itu nomor tidak dikenal, dia langsung mengangkat. Wajahnya tiba-tiba pucat pasi. Dia hanya bilang ‘Nggak, saya nggak salah jalan!’ lalu teriak ‘TOLONG!’ dan ponselnya jatuh,” jelas Rio. Mereka mencoba mencari Rama yang menghilang di balik kabut, namun hanya kegelapan yang mereka temui.

Menurut Rio dan Sinta, setelah Rama menghilang, mereka berdua mendengar bisikan aneh. Mereka mendengar suara seperti gerombolan orang berbicara dalam bahasa asing, dengan nada seperti merajuk atau memanggil. “Suaranya seolah datang dari segala arah, memanggil nama Rama,” kata Sinta, matanya berkaca-kaca.

Jejak Kaki Ganjil dan Laporan SAR

Setelah dua jam berjuang mencari Rama dalam gelap dan kabut, Rio dan Sinta akhirnya memutuskan turun untuk mencari bantuan. Mereka tiba di Posko SAR dini hari Rabu (16/10/2025) dengan kondisi fisik dan mental yang sangat lelah.

Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan langsung bergerak cepat. Mereka memulai penyisiran di jalur yang Rama lalui. Beberapa jam setelah pencarian dimulai, tim SAR menemukan sebuah jejak kaki tunggal yang ganjil. Jejak itu bukan jejak sepatu tracking Rama, melainkan jejak kaki telanjang yang sangat besar, mengarah ke area curam yang mustahil manusia biasa akses.

“Jejak itu aneh. Ukurannya besar sekali, seperti jejak orang tanpa alas kaki, dan lokasinya di tempat yang tidak masuk akal untuk orang lalui,” kata seorang anggota tim SAR yang tidak ingin disebutkan namanya.

Viral dan Teori Konspirasi Warganet

Kisah ini dengan cepat viral di media sosial. Tagar #GunungSalakMisteri dan #PrayForRama menjadi trending topic. Warganet ramai berspekulasi dan mengaitkannya dengan berbagai urban legend Gunung Salak. Ada yang menyebut tentang “orang bunian” atau penghuni gaib gunung yang kerap menyesatkan pendaki. Yang lain teringat kisah-kisah pendaki tersesat yang ditemukan dalam keadaan linglung.

Beberapa netizen bahkan mengaitkan kejadian ini dengan misteri serupa di gunung-gunung lain. “Kayaknya Rama masuk ‘dimensi lain’ deh, pernah denger cerita kayak gini juga di Gunung Lawu,” tulis akun @PendakiMistis.

Pelajaran Berharga dari Sang Gunung

Hingga kami menurunkan berita ini, tim SAR masih terus mencari Rama. Operasi pencarian terus berlanjut di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi semua pendaki.

Gunung Salak, dengan keindahannya, juga menyimpan sisi misterius yang harus kita hormati. Kisah Rama mengajarkan pentingnya mematuhi aturan dan tidak meremehkan peringatan lokal, terutama tentang jalur-jalur terlarang. Alam punya caranya sendiri untuk memberikan pelajaran. Terlepas dari apakah ini murni kecelakaan atau campur tangan hal gaib, inti pelajarannya tetap sama: hormati alam, jangan pernah merasa lebih kuat darinya, dan selalu kedepankan keselamatan serta akal sehat. Sebab, di balik setiap keindahan gunung, tersimpan ribuan misteri yang mungkin takkan pernah bisa kita pahami seutuhnya.

Baca Juga : Teror di Gerbang Pabrik Gula: Menguak Misteri dan Logika di Cirebon

Penulis : vior777

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *